Ridwan, Muzakki (2026) MAKNA DZIKIR DAN KETENANGAN HATI DALAM TAFSIR ISYĀRĪ IBNU ‘AJĪBAH PADA PRAKTIK DZIKIR NASYID AL-KHIDMAH. S1 thesis, INSTITUT AL FITHRAH (IAF) SURABAYA.
ABSTRAK_202212134127.pdf
Download (516kB)
MUZAKKI RIDWAN_202212134127.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB) | Request a copy
MUZAKKI RIDWAN_202212134127 (Turnitin).pdf
Restricted to Registered users only
Download (18MB) | Request a copy
Abstract
Muzakki Ridwan, NIM. 202212134127, Makna Dzikir dan Ketenangan Hati dalam Tafsir Isyārī Ibnu ‘Ajībah pada Praktik Dzikir Nasyid Al-Khidmah.
Dzikir merupakan salah satu bentuk ibadah yang mempunyai kedudukan penting dalam kehidupan seorang muslim. Selain menjadi bentuk mengingat Allah Swt., dzikir juga dapat menjadi sarana untuk menghadirkan ketenangan dalam hati. Hal tersebut dijelaskan dalam beberapa ayat Al-Qur’an, salah satunya Q.S. al-Ra‘d ayat 28. Ibnu ‘Ajībah melalui Tafsir al-Baḥr al-Madīd menjelaskan ayat-ayat mengenai dzikir dengan pendekatan tafsir isyārī yang memberikan perhatian pada aspek spiritual dan penyucian hati. Penafsiran tersebut memiliki relevansi dengan praktik Dzikir Nasyid Al-Khidmah yang menggabungkan lantunan syair religius dengan dzikir sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah dan menumbuhkan ketenangan batin.
Skripsi ini mengangkat dua rumusan masalah, yaitu: pertama, bagaimana pemaknaan dzikir dan ketenangan hati dalam pandangan tafsir isyārī Ibnu ‘Ajībah terhadap ayat-ayat dzikir dalam Al-Qur’an; kedua, bagaimana keterkaitan penafsiran tersebut dengan pelaksanaan Dzikir Nasyid Al-Khidmah.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Pendekatan yang diterapkan adalah tafsir isyārī dengan metode tafsir tematik (mawḍū‘ī). Sumber data primer dalam penelitian ini adalah Tafsir al-Baḥr al-Madīd karya Ibnu ‘Ajībah, sedangkan data sekundernya meliputi kitab-kitab tafsir, buku, jurnal, skripsi, serta berbagai sumber lain yang relevan dengan penelitian. Seluruh data dianalisis secara deskriptif-analitis guna menguraikan makna dzikir dan ketenangan hati serta keterkaitannya dengan praktik Dzikir Nasyid Al-Khidmah.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: pertama, menurut Ibnu ‘Ajībah, dzikir tidak hanya berupa ucapan lisan, tetapi juga menghadirkan hati, ketaatan, dan kedekatan kepada Allah sehingga melahirkan ketenangan hati (ṭuma’nīnah). Kedua, praktik Dzikir Nasyid Al-Khidmah memiliki relevansi dengan penafsiran Ibnu ‘Ajībah karena tidak hanya berisi lantunan dzikir dan syair religius, tetapi juga menjadi sarana pembinaan spiritual, penguatan hubungan dengan Allah, serta pembentukan ketenangan batin bagi para jamaah. Dengan demikian, Dzikir Nasyid Al-Khidmah dapat dipahami sebagai bentuk aktualisasi nilai-nilai dzikir yang sejalan dengan perspektif tafsir isyārī Ibnu ‘Ajībah.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Contributors: | Contribution Name NIDN/NIY Email Thesis advisor Bashori, Ach. Imam 2126117801 bashori.syaviq@gmail.com |
| Uncontrolled Keywords: | Kata kunci: dzikir, ketenangan hati, tafsir isyārī, Ibnu ‘Ajībah, Dzikir Nasyid Al-Khidmah. |
| Subjects: | A Subyek Kampus Al Fithrah > Al Qur'an > Ilmu Al Qur'an (Umum) |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Dakwah > Ilmu Al Qur'an dan Tafsir |
| Depositing User: | MUZAKKI RIDWAN |
| Date Deposited: | 21 Sep 2026 07:16 |
| Last Modified: | 21 Sep 2026 07:16 |
| URI: | https://erepository.alfithrah.ac.id/id/eprint/419 |

