Rivaldy, Muhammad (2026) KONTEKSTUALISASI AYAT LARANGAN MEMBUNUH ANAK DENGAN PENDEKATAN ABDULLAH SAEED. S1 thesis, Institut Al Fithrah (IAF) Surabaya.
ABSTRAK_M. RIVAL_202212134141..pdf
Download (722kB)
M.RIVAL_202212134141.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB) | Request a copy
KONTEKSTUALISASI AYAT LARANGAN MEMBUNUH ANAK DENGAN PENDEKATAN ABDULLAH SAEED.pdf
Restricted to Registered users only
Download (16MB) | Request a copy
Abstract
M. Rival, NIM. 202212314141, Kontekstualisasi Ayat Larangan Membunuh Anak
Dengan Pendekatan Abdullah Saeed.
Fenomena gangguan mental pada anak semakin meningkat dan tidak sedikit
dipengaruhi oleh pola asuh yang otoriter, kekerasan verbal, tekanan psikologis, serta
pengabaian terhadap hak-hak anak dalam keluarga. Padahal, Al-Qur'an secara tegas
melarang tindakan membunuh anak sebagaimana termuat dalam QS. Al-An‘ām ayat 151
dan QS. Al-Isrā' ayat 31. Meskipun demikian, ayat-ayat tersebut umumnya dipahami hanya
sebagai larangan menghilangkan nyawa anak secara fisik, sehingga makna perlindungan
terhadap kondisi psikologis dan mental anak belum banyak dikaji. Oleh karena itu,
penelitian ini bertujuan mengontekstualisasikan ayat-ayat larangan membunuh anak
menggunakan pendekatan kontekstual Abdullah Saeed untuk melihat relevansinya
terhadap fenomena membunuh mental anak pada masa kini.
Penelitian ini merumuskan dua rumusan masalah, yaitu: pertama, bagaimana
penafsiran ayat-ayat larangan membunuh anak dalam Al-Qur'an; kedua, bagaimana
kontekstualisasi ayat-ayat tersebut terhadap fenomena membunuh mental anak melalui
pendekatan kontekstual Abdullah Saeed.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan
(library research) menggunakan metode tafsir tematik (mawḍū‘ī). Data primer diperoleh
dari Al-Qur'an, kitab-kitab tafsir, serta karya Abdullah Saeed yang berkaitan dengan
pendekatan tafsir kontekstual, sedangkan data sekunder diperoleh dari buku, jurnal ilmiah,
dan literatur lain yang relevan. Analisis data dilakukan dengan metode deskriptif-analitis
melalui tahapan pendekatan kontekstual Abdullah Saeed, yaitu analisis linguistik, konteks
literer, bentuk literer, parallel texts, precedents, konteks historis, identifikasi nilai, serta
kontekstualisasi terhadap realitas kontemporer.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pertama, larangan membunuh anak dalam
QS. Al-An‘ām ayat 151 dan QS. Al-Isrā' ayat 31 tidak hanya dimaknai sebagai larangan
menghilangkan nyawa anak, tetapi juga mengandung nilai fundamental berupa
perlindungan terhadap kehidupan, martabat, dan hak-hak anak. Kedua, melalui pendekatan
kontekstual Abdullah Saeed, nilai-nilai yang terkandung dalam ayat-ayat tersebut bersifat
universal sehingga tetap relevan diterapkan pada konteks masyarakat kontemporer. Oleh
karena itu, berbagai bentuk kekerasan fisik, verbal, emosional, pola asuh otoriter,
pengabaian hak anak, serta perlakuan lain yang mengakibatkan rusaknya kondisi psikologis
dan perkembangan mental anak dapat dipahami sebagai bentuk pelanggaran terhadap nilai
perlindungan anak yang diajarkan Al-Qur'an. Dengan demikian, penelitian ini
menunjukkan bahwa konsep larangan membunuh anak dalam Al-Qur'an memiliki relevansi
yang kuat terhadap upaya pencegahan fenomena membunuh mental anak pada era
kontemporer.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Contributors: | Contribution Name NIDN/NIY Email Thesis advisor Sari, Abu 2116028103 ari.arvia@gmail.com |
| Uncontrolled Keywords: | Membunuh Anak, QS. Al-An‘ā m ayat 151, QS. Al-Isrā ' ayat 31, Abdullah Saeed, Tafsir Kontekstual. |
| Subjects: | A Subyek Kampus Al Fithrah > Adab |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Dakwah > Ilmu Al Qur'an dan Tafsir |
| Depositing User: | Muhammad Rivaldy |
| Date Deposited: | 01 Sep 2026 03:18 |
| Last Modified: | 01 Sep 2026 03:18 |
| URI: | https://erepository.alfithrah.ac.id/id/eprint/316 |

