ETIKA BERMEDIA SOSIAL DALAM PERSPEKTIF AL-QUR’AN: KAJIAN TAFSIR TEMATIK MAUDHU’I

Efendy, Aryanto (2026) ETIKA BERMEDIA SOSIAL DALAM PERSPEKTIF AL-QUR’AN: KAJIAN TAFSIR TEMATIK MAUDHU’I. S1 thesis, Institut Al Fithrah (IAF) Surabaya.

[thumbnail of Aryanto Efendy_202212134137.pdf] Text
Aryanto Efendy_202212134137.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (15MB) | Request a copy
[thumbnail of ABSTRAK_202212134137.pdf] Text
ABSTRAK_202212134137.pdf

Download (562kB)
[thumbnail of Ayanto EfendY_202212134137 (Turnitin).pdf] Text
Ayanto EfendY_202212134137 (Turnitin).pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Aryanto Efendy, NIM 202212134137, Etika Bermedia Sosial dalam Perspektif Al-Qur'an:
Kajian Tafsir Tematik Maudhu'i.
Kemajuan media sosial pada era digital telah menghadirkan perubahan besar dalam
pola komunikasi masyarakat. Di satu sisi, media sosial memberikan kemudahan dalam
memperoleh informasi, membangun jejaring, dan menyampaikan gagasan. Namun di sisi lain,
ruang digital juga memunculkan berbagai persoalan etis, seperti penyebaran hoaks, ujaran
kebencian, fitnah, dan ghibah digital, termasuk di lingkungan umat Islam. Penelitian ini
diarahkan untuk mengkaji ayat-ayat Al-Qur'an secara tematik guna merumuskan prinsipprinsip etika bermedia sosial yang sistematis, menjelaskan relevansinya terhadap problem etika
digital, serta menawarkan bentuk kontekstualisasinya sebagai pedoman praktis bagi generasi
muda muslim.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan
(library research) dan metode tafsir tematik (maudhū'ī) yang dikembangkan secara
interdisipliner. Data primer penelitian bersumber dari Al-Qur'an dan empat kitab tafsir
mu'tabar, yaitu Tafsir al-Misbah karya M. Quraish Shihab, Tafsir al-Qur'an al-'Azhim karya
Ibnu Katsir al-Dimasyqi, Tafsir al-Azhar karya Buya Hamka, serta Fi Zhilalil al-Qur'an karya
Sayyid Quthb. Sementara itu, data sekunder diperoleh dari kitab hadis, buku, jurnal ilmiah, dan
literatur lain yang relevan. Analisis data dilakukan secara deskriptif melalui proses
pengumpulan ayat, telaah penafsiran, pengelompokan tema, analisis makna, dan perumusan
kesimpulan.
Temuan penelitian menunjukkan bahwa Al-Qur'an memiliki kerangka etika
komunikasi yang utuh dan dapat dijadikan dasar dalam membangun perilaku bermedia sosial
yang beradab. Prinsip tersebut tercermin dalam enam qaulan, yaitu qaulan sadidan, qaulan
ma'rufan, qaulan kariman, qaulan layyinan, qaulan maisura, dan qaulan balighan, serta larangan
terhadap ghibah, namimah, fitnah, kadzib, dan sukhriyyah. Nilai-nilai tersebut relevan dalam
merespons problem digital kontemporer: qaulan sadidan dan tabayyun menjadi dasar
menghadapi hoaks, qaulan kariman dan larangan sukhriyyah berkaitan dengan pencegahan
cyberbullying, larangan ghibah menjawab fenomena ghibah digital, kisah haditsul ifk menjadi
rujukan dalam menghadapi fitnah, sedangkan semangat wasathiyyah diperlukan untuk
meredam polarisasi digital. Implementasi nilai-nilai tersebut bagi generasi muda muslim
menuntut proses internalisasi bertahap dari 'ilm, fahm, wijdan, hingga 'amal guna membentuk
akhlak digital yang santun dan bertanggung jawab.

Item Type: Thesis (S1)
Contributors:
Contribution
Name
NIDN/NIY
Email
Thesis advisor
Imam Bashori, Achmad
2126117801
bashori.syaviq@gmail.com
Uncontrolled Keywords: Etika Komunikasi, Media Sosial, Tafsir Tematik, Al-Qur'an, Akhlak Digital
Subjects: A Subyek Kampus Al Fithrah > Adab
B Kajian Filsafat, Psikologi, dan Kepercayaan Keagamaan > BH Tafsir Nilai-Nilai Keindahan
B Kajian Filsafat, Psikologi, dan Kepercayaan Keagamaan > BJ Etika
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Dakwah > Ilmu Al Qur'an dan Tafsir
Depositing User: ARYANTO EFENDI
Date Deposited: 28 Oct 2026 06:35
Last Modified: 28 Oct 2026 06:35
URI: https://erepository.alfithrah.ac.id/id/eprint/516

Actions (login required)

View Item
View Item